Blog

persiapan bioflok

Teknologi budidaya ikan sistem bioflok adalah suatu teknik budidaya melalui rekayasa lingkungan yang mengandalkan pasokan oksigen dan pemanfaat mikroorganisme yang secara langsung dapat meningkatkan nilai kecernaan pakan.

Prinsip dasar bioflok adalah mengubah senyawa organik dan anorganik yang terdiri dari kabon, oksigen, hidrogen, dan nitrogen serta pemanfaatan bakteri yang mampu membentuk gumpalan menjadi bioflok. Teknik ini populer di kalangan peternak lele karena dinilai mampu menggenjot produktivitas panen yang lebih tinggi. Selain itu, metode bioflok juga menekan penggunaan lahan menjadi tidak terlalu luas dan hemat air.

Mengingat begitu banyaknya keunggulan dan manfaat dari bioflok ini, maka Universitas Lancang Kuning (Unilak) melalui Fakultas Pertanian-nya menghadirkan teknologi bioflok, sebagai satu-satunya kampus di Riau yang memiliki sistem ini. Bekerjasama dengan Pusat Pendidikan Pelatihan Unilak dan Fakultas Pertanian Unilak pada (10/10) lalu telah dibangun beberapa kolam bundar untuk bioflok melalui program bantuan dari Kementerian Perikanan dan Kelautan.

Petugas sedang menyiapkan sistem bioflok sebelum dimasukkan ikan

“Kami berharap ke depannya teknologi bioflok ini dapat lebih bermanfaat lagi dan dapat juga dijadikan sebagai sarana untuk penelitian para dosen dan mahasiswa di lingkungan Fakultas Pertanian maupun di kampus Universitas Lancang Kuning secara umum”, ujar Dekan Faperta Unilak, Dr. Ir. Dedi Zargustin, M.Si.

Leave a Reply

%d bloggers like this: