Blog

pertanian_pkm
Gandeng RS Awal Bross, Dosen Fakultas Pertanian Bantu Warga Tentang Produk Pangan

Dalam rangka menyosialisasikan urgensi keamanan pada produk olahan pangan, tim pengabdian kepada masyarakat dari Fakultas Pertanian Universitas Lancang Kuning (Faperta Unilak) melakukan pelatihan kepada pelaku UMKM pangan di RT 04 RW 13 Kelurahan Tuah Karya Kecamatan Tuah Madani Kota Pekanbaru.

Tim tersebut diketuai oleh Dra. Enny Mutryarny, MP, dengan anggota Dr. Indra Purnama, M.Sc dan Dr. Vonny Indah Sari, S.TP., M.P. Bertempat di Mushala Ar-Rahman, Senin (8/2), acara yang dihelat dengan protokol kesehatan yang sangat ketat ini menggandeng pihak Rumah Sakit Awal Bros Panam dalam hal penyampaian urgensi keamanan pangan dari sisi kesehatan. 

Pada sesi pengarahan,  salah satu dosen Unilak Enny Mutryarny menyampaikan bahwa akademisi memiliki tanggung jawab dalam memberikan sharing pengetahuan, salah satunya terkait keamanan pangan. Sebab masih banyak ditemukan pelaku UMKM kurang memerhatikan bahan-bahan yang digunakan dalam olahan pangan yang diproduksi oleh mereka. “Pada momen ini kami berharap ada transfer knowledge yang bisa kami berikan kepada ibu-ibu pelaku UMKM yang telah mendaftar dan hadir pada acara hari ini,” ujar Enny

Selain memberikan materi terkait bahan-bahan berbahaya yang tidak boleh digunakan sama sekali dalam olahan pangan, seperti formalin, rhodamin B, dan boraks, serta bahan-bahan yang berpotensi bahaya bagi tubuh jika digunakan dalam jumlah banyak, seperti tatrazin, ponceau 4R, MSG, dan SP, para peserta pelatihan juga diajarkan untuk menggunakan bahan-bahan alami, terutama pewarna alami dalam produk olahan pangan, yang diekstrak dari daun bayam, daun suji, wortel, dan anggur.

Disebutkan Enny, peserta yang keseluruhannya adalah ibu-ibu, sangat antusias mengikuti pelatihan yang merupakan kali pertama bagi mereka. Antusiasme itu terlihat saat sesi tanya jawab, karena ternyata mereka memang memiliki kekhawatiran yang sama terhadap bahan-bahan yang mereka gunakan selama ini, hanya saja tidak tahu kepada siapa bertanya dan bagaimana mencari jawaban tersebut. “Terimakasih banyak kami ucapkan pada tim dari Unilak dan Awal Bros. Informasi yang kami dapat ini sangat berguna bagi kami, terutama dalam memproduksi olahan pangan sehat dan berkualitas,” ujar Mpok Wid, salah satu peserta pelatihan.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini diakhiri dengan foto bersama setelah sempat mendengarkan materi promosi tentang pendaftaran mahasiswa baru di Unilak untuk tahun ajaran 2021/2022 oleh tim pengabdian kepada masyarakat Faperta Unilak.

Leave a Reply

%d bloggers like this: